Petruk dan Jaga yang Lupa
Di gardu itu, Petruk duduk bersama tiga temannya.
Seragamnya rapi, semangat yang menyala, wajahnya tampak tegas dalam remang
lampu jalan. Mereka bertugas menjaga keamanan malam itu. Tapi malam itu juga,
mereka menjaga yang lain.
Bukan pesantren, bukan bilik-bilik, bukan jalan-jalan
yang lengang. Mereka menjaga layar. Di depan wajah mereka ada terang yang lebih
kecil, lebih intim: layar gawai yang terus menyala, berganti-ganti warna dan
cerita. Jemari mereka sibuk, bukan menggenggam pentungan, tapi menggeser
notifikasi.
Maka maling itu datang. Mendorong gerobak dengan
tenang. Melewati gardu jaga tanpa tergesa. Ada beberapa barang hasil curian
yang dibawa. Tak ada yang bertanya dari mana dan hendak ke mana.
Maling itu sopan. Ia menyapa.
"Permisi," katanya.
Keempat penjaga mengangguk, refleks, tanpa mengangkat
kepala. Sungguh orang-orang yang baik.
Maka maling itu berlalu, membawa barang yang bukan
miliknya, dengan restu yang diam-diam, tanpa perlawanan.
Di gardu itu, para penjaga tetap berjaga. Tapi apa
yang mereka jaga? Kampung yang sunyi, atau notifikasi yang terus berbunyi?
Petruk tak ingat kapan terakhir kali ia betul-betul
melihat jalanan malam. Tak ingat kapan terakhir kali ia menaruh ponselnya dan
menatap sekitar. Ia, dan tiga temannya, hanya tahu bahwa di layar itu ada
sesuatu yang lebih mendesak dari maling yang lewat.
Maka keamanan hanya tinggal seragam. Jaga hanya
tinggal nama.
Sementara maling, dengan langkah ringan, menyelinap
lewat depan mata.
Semoga waktu yang dipakai Menjaga keamanan bukan waktu
luang yang dipakai santai, tapi waktu menjaga adalah waktu siaga, menjalankan
khidmah mengharap barakah. Āmīn
***
POLA KASOKAN MAOS JUGAN
- Abantal Cellot Asapo' Ba'a
- Bakto Loppa se Abajanga
- Mamare Tolesan
- Nyamana Pesse e Bahasa Madura
- PERIBAHASA MADURA
Membaca
Kemudian
tidak naik ketingkat analisa melalui riset
Tidak
akan membawa seseorang memasuki ruang lingkup kebenaran ilmiah
Membaca
Hanya
sekedar menerima informasi
Seseorang
harus naik ketahap penelitian mendalam
Demi
memverifikasi keabsahan dan kebenaran seperti kenyataan sesungguhnya
Karena
tingkat kredibilitas ke ilmuan seseorang tidak hanya disematkan berdasarkan
pada
penguasaan
faham informasi semata
Tanpa
bisa menyingkronkan data yang dia punya berdasarkan fakta yang sebenarnya
Atau
minimal yang mendekati keabsahannya
Tolong
beri tahu
Bagaimana
cara kami mencintai
Orang
orang yang menyelewengkan ajaran Islam yang dibawa nabi
Beri
tahu kami
Bagaimana
cara
Mencintai
mereka yang coba membelokkan jalan sejarah kemerdekaan negeri tercinta ini
Ajari
kami cara
Bagaimana
mencintai orang orang yang walaupun mengaku cucu nabi
Tapi
kenyataannya pengakuan itu tak sanggup mereka verifikasi
Tolong
Beritahu bagaimana caranya
Mencintai
orang orang yang mencekoki kami dengan ajaran ajaran keagamaan yang berdasarkan
ilusi
dan mimpi mimpi
Tolong
Tolong
ajari kami cara
Bagaimana
mencintai mereka mereka yang berdakwah menggunakan keangkuhan yang
direpresentasikan
dengan celaan dan caci maki
Atas
alasan
Dalam
tubuh kami mengalir darah suci nabi
Kemudian
menginjak injak martabat kemanusian dan moral agama yang dinodai
Bagaimana
engkau akan berkata
Bahwasannya
engkau tak tersentuh kata kata
Dalam
bentuk kesejatiannya
Sebuah
petunjuk memodulasi sebuah rangka
Dan
engkau slalu berusaha lari darinya
Walau
pelarianmu tak pernah bisa mempertahankan luruhnya daging yang mengkontruksi
Keindahannya
Bacalah
Jadikan
bacaan sebagai samudra untuk berselancar
Berdiskusi,
mengkritisi berbagai hal
Dengan
membuka berbagai ruang anggapan
Dalam
denah filter
Demi
mendulang kesimpulan dalam ranah kerangka keabsahan pemahaman
Bacalah
Ilmu
pengetahuan terus bertumbuh
Memperbesar
ruang kajian
Menyelaraskan
bentuk dan menyesuaikan posisi
Membaca
Kemudian
tidak naik ketingkat analisa melalui riset
Tidak
akan membawa seseorang memasuki ruang lingkup kebenaran ilmiah
Membaca
Hanya
sekedar menerima informasi
Seseorang
harus naik ketahap penelitian mendalam
Demi
memverifikasi keabsahan dan kebenaran seperti kenyataan sesungguhnya
Karena
tingkat kredibilitas ke ilmuan seseorang tidak hanya disematkan berdasarkan
pada
penguasaan
faham informasi semata
Tanpa
bisa menyingkronkan data yang dia punya berdasarkan fakta yang sebenarnya
Atau
minimal yang mendekati keabsahannya